DKP Kukar Sesuaikan Bantuan Bibit dengan Potensi Perikanan Pesisir hingga Hulu

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya DKP Kukar, Sabar Handoyo.

Foto: Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya DKP Kukar, Sabar Handoyo.

Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Potensi perikanan yang berbeda di setiap kecamatan menjadi pertimbangan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mendukung usaha masyarakat. Senin (12/10/2026).

Kawasan pesisir diarahkan pada pengembangan komoditas yang sesuai dengan karakteristik perairannya, sedangkan wilayah tengah hingga hulu memiliki peluang besar pada budidaya ikan air tawar.

Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya DKP Kukar, Sabar Handoyo, menjelaskan Muara Badak, Anggana, dan Samboja memiliki potensi pengembangan rumput laut serta budidaya udang.

Sementara itu, produksi ikan air tawar berkembang di sejumlah wilayah. Loa Kulu dan kawasan hulu Kukar menjadi daerah yang banyak menopang produksi ikan nila.

Adapun budidaya ikan patin antara lain dikembangkan di Muara Muntai, Muara Wis, dan Kota Bangun.

Penyesuaian bantuan berdasarkan potensi daerah diharapkan membuat dukungan pemerintah lebih sesuai dengan kebutuhan pembudidaya.

“Bantuan yang disediakan pada 2026 mencakup benih ikan, benur, pakan, hingga probiotik,” kata Sabar.

Selain kuantitas produksi, DKP Kukar juga menaruh perhatian pada kualitas ikan yang dihasilkan. Pembudidaya diimbau menggunakan pakan dengan kandungan nutrisi yang sesuai dan tidak memakai bahan kimia yang dilarang dalam proses budidaya.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Soroti PSU Perumahan, Serah Terima Aset Dinilai Mendesak

Sabar mengatakan, pakan pabrikan umumnya telah diformulasikan dengan kandungan protein, lemak, dan kadar air untuk mendukung pertumbuhan ikan. Penggunaan probiotik juga dapat menjadi salah satu pilihan dalam pengelolaan pakan.

“Harapan kita, hasil produksi budidaya tidak mengandung bahan-bahan kimia yang tidak diperbolehkan. Pakan pabrikan yang digunakan rata-rata sudah diuji di laboratorium dan kandungannya telah disesuaikan. Kalau pembudidaya menggunakan probiotik untuk campuran pakan, itu juga bisa menjadi pilihan yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui pendekatan tersebut, pengembangan perikanan di Kukar diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memperhatikan kualitas komoditas yang dipasarkan kepada masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Berau Dukung Relokasi Warga Bantaran Sungai, Desak Pemkab Hadir Secara Nyata

(Adv/Diskominfo Kukar)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdikbud Kukar Tekankan Kualitas Guru dalam Penguatan Pendidikan Sejak PAUD
Distransnaker Kukar Sebut Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan Baru ke Dunia Kerja
Melalui Disbun Kukar, Korban Kebakaran Melayu dan Loa Ipuh Terima Bantuan CSR Rp150 Juta
Dispora Kukar Atur Akomodasi dan Transportasi Kontingen Porprov 2026
Dispora Kukar Atur Jadwal Latihan Atlet ASN Bersama BKPSDM Jelang Porprov Korpri Kaltim
Bupati Aulia Sebut Bankaltimtara Berperan Besar dalam Pembangunan Kukar
Disdikbud Kukar Perpanjang Pendataan Siswa Korban Kebakaran di Kelurahan Melayu
Kendaraan Rusak Milik Pemkab Kukar Berpeluang Diperbaiki Sebelum Dilelang

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:15 WITA

Disdikbud Kukar Tekankan Kualitas Guru dalam Penguatan Pendidikan Sejak PAUD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Distransnaker Kukar Sebut Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan Baru ke Dunia Kerja

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Melalui Disbun Kukar, Korban Kebakaran Melayu dan Loa Ipuh Terima Bantuan CSR Rp150 Juta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:15 WITA

Dispora Kukar Atur Akomodasi dan Transportasi Kontingen Porprov 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WITA

Dispora Kukar Atur Jadwal Latihan Atlet ASN Bersama BKPSDM Jelang Porprov Korpri Kaltim

Berita Terbaru